Eine Blog von mir

My short trip to Batam – with the airlines problem

7 Februar 2008 · 1 Kommentar

Minggu, 3 Februari 2008. Waktu itulah jadwalku untuk penerbangan ke Batam. Mungkin anda sempat menonton berita, kalau pada hari sabtu sehari sebelumnya, ada sekitar ratusan pesawat yang dibatalkan penerbangannya. Bahkan tol ke arah bandara Soekarno-Hatta ditutup sampai pada hari minggunya. Nah, karena mendengar berita tentang masalah ke airport sedemikian rupa, akhirnya sayapun harus siap-siap dengan kemungkinan yang bakal saya hadapi dalam perjalanan ke airport nantinya. My flight was actually at 01.30 pm. But, I had to leave home at 7.30 am. Too early right? Toll ke bandara masih tutup. Jalan yang dilalui pun harus melewati jalan alternative. Berputar arah melewati Tangerang. Awalnya jalannya masih lancar aja, tapi mulailah kemacetan menyambut. Fortunalety, macetnya bentar doank, and I could be at the airport only in 3 hours, not about 5hours as being predicted.

Soekarno Hatta Airport

Beginilah suasana Bandara Soekarno-Hatta. Banyak penumpang juga pengantar. Mungkin sebagian adalah penumpang yang terlantarkan. Akupun masuk untuk check-in, tapi tak menemukan counter khusus Batam. Ternyata, counter Batam telah digabung dengan seluruh penerbangan ke Sumatera. Jadi,.. ngantrii panjang dehh.

Jam 1 nya udah di ruang tunggu. Pesawat yang bakal saya gunakan adalah Lion Air. Jam sudah 1.30 pm. Tapi tak satupun petugas LionAir yang berjaga-jaga di sana. Wew,.. para penumpang lain mulai naik pesawat dengan tujuan beda. Khawatir sih iya,. Nanti sekirar jam 2, baru ada pengumuman kalau penerbangan ke Batam bakal di tunda 90 menit dari jam saat itu. Artinya, pesawat bakal berangkat jam 3.30 sore. OMG,.. lama banget,. Duduk, duduk, ba haga, ba uni, dll.. Jam sudah pukul 4. Para penumpang lain sudah mulai dartingan. qt lia so ada petugas yang bawa kotak makan, sepertinya untuk dibagikan. Dan hal itu ternyata benar. LionAir telah menyediakan makanan untuk penumpang yang terlandar seperti diriku. So lapar, cuma sandiri leeyy, De pe laste, jam 5.30 baru ada pengumuman para penumpang ke Batam sudah bisa masuk ke Pesawat. and Do u know what place I get in? It’s not Lion Air, but It’s Wings Air. Walaupun satu group, tapi pesawatnya beda. Mungkin so kekurangan pesawat kali’ ni Lion.

View pengantar

This is not my first experience, sitting alone at the waiting room in the airports. Many times, LionAir has done it to me. I had to wait more that an hour. Rasanya so nimau lagi booking Lion Air.

Night View of Batam - Nagoya region

—-Jam 7.30 malam, I reached Batam. Perjalanannya 1.40 menit. Untung ada jemputan. The driver took me to the hotel,.. wow, mang kage toohh,, hahha jujur baru skrg tiq dapa kamar hotel pake ta pe nama, dapa bayar lagii dari company, im glad,. hihiii. Pas lia dari atas ada mall, maka qt pun langsung turun for pi di mall itu. Makan, soalnya so lapar, skalian ba bli ole2. Karna besoknya lagi udah harus balik ke jakarta.

Day View of Batam - Nagoya

hari senin, 4 Februari 2008, jemputanku akhirnya tiba. ternyata, tidak cuma saya yang dijemput. Ada lagi satu candidate.  Dia juga katanya kemarin naik Lion tapi jam 10.30 pagi. Namun pesawatnya berangkat jam 1.30 siang. Waaah,. that can be inferred that Lion — memang sengaja, dan sudah tahu terlebih dahulu bakal ada delay pesawat yang panjangg..

Pintu masuk Industrial Park Mukakuning

so, bla, bla bla di Batam.. My visit was success there. Thank You to my Jesus Christ in Heaven.– just wait my official news what this is about.

Jalan dari arah Hang Nadim Airport

I went home then. The company taxi driver took me back to the airport,. Untunglah, pesawat kali ini tepat waktunya. Beda sihh dengan sebelumnya. Yang ini Garuda Indonesia. de best abis lahh, dari pada ni Lion Air yang tukang terlambat.

Setiba di Jakarta, toll cengkareng telah di buka. Jadi tiada lagi macet waktu itu. I was home safely. Thanks God.

Kategorien: Uncategorized

1 Antwort bis hierher ↓

  • ina // 16 November 2009 um 1:53 | Antworten

    enak donk di batam, oh iya saya punya temen yang tinggal dibatam, itupun karena tuntutan kerja dsana,kata dia gak enak dibatam,hiiik………

Kommentar schreiben